SMAN 1 AMBON


About

Hadirnya SMA Negeri 1 Ambon di Provinsi Maluku merupakan wujud usaha dan perjungan anak daerah Maluku yaitu : Bpk. F. Ch. Manusama, Bpk. M. A. Risakotta, Bpk. C. Pieter, Bpk. J. P. Pattikawa. Pada tahun 1953 di kota Ambon berdiri sebuah Sekolah Menengah Atas yang adalah peralihan dari AMS ( Algemene Middelbare School ) peninggalan pemerintah colonial Belanda yang berlokasi di jalan pattimura. Sekolah ini dipimpin olah Bapak M. A. Risakotta. Pada tahun 1955 terjadi pergantian pimpinan dari Bapak M.A. Risakotta kepada Bapak C.Pieter. sesuai perangkat penunjangan pendidikan yang ada pada waktu itu, maka SMA yang dipimpin olah Bapak C. Pieter ini hanya ada program/jurusan B ( Ilmu Bumi dan IPA ) pada tahun 1957 atas usaha Bapak C. Pieter ke tingkat pusat didapat pesetujuan untuk SMA yang dipimpinnya membuka dan melaksanakan 3 program atau jurusan yaitu : Jurusan A ( Bahasa dan Budaya ) Jurusan B ( Ilmu Bumi dan IPA ) Jurusan C ( IPS ) Pada tahun 1958 sesuai dengan perkembangan, sekolah ini harus dijadikan 2 Sekolah Menengah Atas yaitu : SMA Negeri 1 Ambon Menangani program/jutrusan A dan B yang tetap dipimpin olah bapak C. Pieter SMA Negeri 2 Ambon menangani jurusan C yang dipimpin oleh bapak J. P. Pattikawa Pada tahun 1965 bapak C. Pieter diangkat menjadi kapala Inspeksi SMA daerah Maluku sehingga pimpinan SMA Negeri 1 Ambon diserahkan kepada Ibu F. Latumaerissa yang adalah salah seorang guru ilmu pasti pada sekolah tersebut. Di masa kepemimpinannya terjadi pergantian sistem Pendidikan dan kurikulum berubah. Dalam sistem ini pendidikan di SMA di bagi atas 3 jurusan yaitu jurusan IPA, IPS, dan Bahasa. Pada tahun 1978 ibu Latumaerissa memasuki mas apensiun dan diganti oleh ibu J. M. Siahaya. Pada masa ini Maluku mendapat jata proyek pembangunan 2 SMA yang representative yaitu SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Ambon seperti yang sekarang ini. Kedua gedung SMA ini dibangun pada tahun 1983. Ketika gedung ini sementara dibangun, terpaksa harus ditempati pada pertengahantahun 1984, tepatnya bukan juli karena lokasi sementara yang ditempati SMA Negeri 1 yaitu SMP Amahusu dilanda banjir besar dan nyaris musnah semua sarana/prasarana dan segala kearsipannya. Pada bulan juli 1986 bertepatan dengan musibah tersebut terjadi pergantian kepemimpinan pada SMA Negeri 1 Ambon, yaitu dari ibu Siahaya diserahkan kepada ibu H.M. Tapilouw, karena ibu Siahaya harus mengikuti suami ke Palu yang menjadi Kakanwil Depdikbud di Sulawesi Tengah. Pada tahun 1986 melalui prakarsa alumni dan sekolah terbentuklah apa yang disebut IKASMANSA (Ikatan alumni SMA Negeri 1 Ambon) yang dipimpin oleh ibu Senda Titaley/Pupella. Setelah ibu Tapilouw memasuki masa pensiun, maka pada bulan Mei 1999 sekolah ini diserahkan kepempimpinannya kepada ibu R. M. Tamaela, setelah kurang lebih 15 tahun ibu Tapilouw memimpin sekolah ini. Ibu Tamaela memimpin SMA Neregi 1 Ambon hanya kurang lebih 4 tahun, yang mana setelah memasuki masa pensiun pada tahunm 2003, maka pada tanggal 13 maret 2003 kepempimpinan SMA Negeri 1 Ambon diserahkan kepada bapak P. Sapulette. Seiring dengan perkembangan Sistem Pendidikan Nasional, maka sejak tahun 2003 SMA Negeri 1 Ambon sudah mengalami perubahan kurikulum mulai dari kurikulum berbasis kopentensi (KBK), kemudian kurikulum 2004, dan KTSP. Pada tahun 2006 sampai sekarang dengan 2008 SMA Negeri 1 Ambon menjadi Rintisan Kategori Mandiri (RSKM) atau sekolah rintisan Standar Nasional (RSN), dan pada tahun 2009 sampai tahun 2011 menjadi SMA RSBI ( Rintisan SMA Bertaraf Internasional ) Untuk memenuhi standar tersebut maka SMA Negeri 1 Ambon mulai membenahi diri mulai dari sarana prasarana sampai dengan SDM yang ada. Untuk sarana/prasarana SMA Negeri 1 Ambon telah memiliki 2 Laboratorium Komputer, 1 Laboratorium Biologi, 1 Laboratorium Kimia, 1 Laboratorium Fisika, Ruang Seni Musik, Ruang Seni Tari, Website, 1 Tribun, serta Perpustakaan yang terus dilengkapi dengan buku-buku, CCTV untuk semua ruang kelas, lapangan sekolah tempat parkir dan fasilitas lain yang terus dibenahi. Sedangkan untuk SDM semua guru dan TU telah mengusai ICT dan sementara dan ketrampilan berbahasa Inggris, serta mengikuti pendidikan S2. Tercatat 16 guru telah menyelesaikan pendidikan S2. Pada tahun 2012 SMA Negeri 1Ambon kembali ditetapkan sebagai Sekolah Rintisan Kurikulum 2013 hingga sekarang ini. Meskipun Pemerintah melalui keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengisyaratkan kembali ke KTSP, SMA Negeri 1 Ambon masih menjalankan Kurikulum 2013. Dan pada tahun 2014 SMA Negeri 1 Ambon telah mengalami pergantian pimpinan Sekolah. Dra. C. Mustamu, M.Pd menjabat Kepala SMA Negeri1 Ambon. Sementara itu Drs. P. Sapulette, M.Pd menjabat jabatan yang baru Kepala SMA Negeri 2 Ambon.

Contact

Jl. RAYA PATTIMURA, No. 28   97114

Get Directions

Reviews

0 Reviews

0 Reviews


Contact

+62-0911-353151


Follow & Bookmarking

Bookmark this
Advertisement